Peran dan cakupan
Kelompok ini dikenal sebagai pelopor kelompok penelitian konstruksi di Indonesia. Sejak 1980 menjadi rumah awal pendidikan rekayasa dan manajemen konstruksi.
Penelitian mencakup pengembangan industri konstruksi, kinerja bisnis konstruksi, dan operasi lapangan. Agenda terkini berfokus pada lean construction: rantai pasok, perencanaan dan pengendalian proyek, operasi konstruksi, serta manajemen infrastruktur dan aset.
Kelompok bekerja dengan kelompok keahlian FTSL lainnya dan pemangku kepentingan industri konstruksi — pemilik proyek, kontraktor, konsultan, asosiasi, dan pemerintah.
Di laman resmi FTSL, kelompok masih memakai slug historis manajemen-dan-rekayasa-konstruksi (sebelumnya Kelompok Keahlian Manajemen dan Rekayasa Konstruksi (KK MRK)).













